Berbicara
perihal mixing drum (pengaturan panpot drum) atau yang biasa dikenal
dengan sebutan panning drum merupakan suatu tahapan yang sangat mutlak
dilakukan saat mixing, terutama jika kita merekam (record) drum secara
manual dan tidak menggunakan drum-loops (semacam Fruity-loops,
Hipersonic atau loop-loop lainnya) yang sudah jadi (dan biasanya telah
diatur panning-nya oleh sang produser loops tersebut). Dua alternatif
cara panning drum yang biasa digunakan oleh para mixing engineer hanya
terbagi dalam dua kelompok atau kategori yaitu: panning drum
berdasarkan perspektif atau sudut pandang si drummer dan panning drum berdasarkan perspektif atau sudut pandang audience (penonton/pendengar).
Seperti
halnya proses lain di dalam mixing, sebenarnya tidak ada istilah salah
atau benar dalam pemilihan salah satu dari kategori atau sudut pandang
(perspektif) tersebut di atas, karena hal itu sepenuhnya bergantung
kepada selera dari sang mixing engineer yang memprosesnya, namun saya
pribadi lebih suka memilih cara panning drum berdasarkan perspektif audience/pendengar.
Hal ini saya dasarkan pada analogi saat kita menonton atau mendengarkan
pentas musik, dimana kita bukan sebagai drummernya, melainkan hanya
sebagai pendengar atau penonton saja.
Dengan menggunakan perspektif audience/pendengar sebagai telah diuraikan diatas, maka pada saat panning drum, posisi hi-hat biasanya di putar ke sekitar arah jam 3.00 atau jam 4.00, sementara kick -drum saya biarkan tetap di posisi center (posisi jam 12.00). Snare-drum biasanya saya posisikan ke arah jam 1.00. Untuk panning tom biasanya tergantung dari jumlah tom tersebut. Jika berjumlah tiga misalnya (high-tom, low-tom dan floor-tom ), maka high-tom biasanya saya panning ke arah antara posisi jam 2.00 atau jam 3.00, low-tom di tengah (center), lalu floor-tom saya posisiskan berseberangan dengan posisi high-tom yaitu antara jam 9.00 atau jam 10.00. Kemudian left dan right cymbal saya posisikan ke arah jam 8.30 dan jam 3.30. Seandainya kita mempergunakan splash, maka akan saya letakkan pada posisi 10.30.
Dan bila kita visualisasikan, akan tampak seperti gambar di atas, dan contoh suaranya adalah seperti berikut ini PERSPEKTIF AUDIENCE.
Alternatif lain dari panning drum adalah dengan menggunakan perspektif/cara pandang drummer.
Jika anda ingin menggunakan perspektif demikian, anda tinggal
membalikkan posisi yang telah saya jelaskan diatas kiri ke kanan dan
sebaliknya. Misalnya hi-hat di posisi jam 9.00 atau jam 8.00 high-tom
di posisikan ke arah jam 10.00 atau 9.00 dan seterusnya. Dan bila anda
mempergunakan software-software drum semacam Toontrack EZ Drummer, DFH
Superior Drummer, ataupun Fxpansion BFD maka tidak perlu susah-susah,
karena software ini dirancang dengan menggunakan perspektif sang
drummer. Adapun contoh suaranya adalah seperti ini PERSPEKTIF DRUMMER.
Selamat bereksplorasi.
Selamat bereksplorasi.
http://dolananmusik.blogspot.com
Categories:
Music,
Tips Trick



