
"I-ini
buat kamu! B-bukannya aku perhatian atau apa-apa ya! Aku cuma gak
sengaja salah beli tadi. K-karena aku gak suka rasa itu, jadi aku
kasihin coklat ini ke kamu!"
Pernah denger kalimat seperti di atas tadi? Mungkin bagi para penggemar
anime sekalian sudah mengenal kalimat seperti itu. Tipikal kalimat yang
biasa diucapkan oleh gadis dingin dengan wajah kemerah-merahan menahan
malu. Yep, this is the most cute line of Tsundere!
Lantas, apa itu Tsundere?
Kalau kata wikipedia sih..
Tsundere (ツンデレ) adalah salah satu bentuk proses pengembangan karakter
Jepang yang menggambarkan perubahan sikap seseorang yang awalnya dingin
dan bahkan kasar terhadap orang lain sebelum perlahan-lahan menunjukkan
sisi hangat kepadanya. Kata ini berasal dari kata tsun tsun (ツンツン) yang
berarti membuang muka dengan jijik, ditambah dere dere (デレデレ) yang
berarti menjadi penuh kasih sayang atau sedang jatuh cinta. Selain itu,
kata ini juga dipakai untuk menggambarkan seseorang yang "biasanya
menunjukkan sikap dingin, namun di depan orang yang disukainya, sikap
tersebut berubah menjadi penuh kasih sayang."
Istilah tsundere mulai dikenal setelah sering digunakan dalam permainan
video bishōjo produksi Jepang. Namun sekarang kata tsundere sudah
menjadi bagian dari fenomena moe di kalangan otaku, merambah ke maid
café, anime, manga, dan novel. Istilah ini menjadi populer setelah
dipopulerkan permainan novel visual Kimi Ga Nozomu Eien
Kimi ga Nozomu Eien
Nah nah, sekilas udah tergambar kan, gimana Tsundere itu?
Sekarang, saya akan memberikan pembagian dari Tsundere itu sendiri,
karena pada kenyataannya, baik dalam Game ataupun Manga/Anime, tidak
semua Tsundere itu galak terus jadi baik. Ada beberapa pengembangan
karakter lain yang termasuk ke dalam Tsundere, namun bila dilihat
sekilas tidak terlalu memperlihatkan ke-Tsundere-an nya.
Tsundere, menurut saya dibagi menjadi 2 tipe, yaitu Tsundere tipe A, dan
tipe B. Pembagian tipe ini didasari pada sifat fix/bawaan dari karakter
tersebut.
1. Tsundere tipe A
Tsundere tipe A adalah Tsundere yang memiliki sifat galak, dingin,
sinis, cuek, tidak peduli pada orang lain, dan juga egois. Fase
pengembangan karakter Tsundere tipe A merupakan fase pengembangan yang
banyak ditemui. Ketika Main Character dari sebuah cerita mulai mendekati
Tsundere tipe ini, dan mengalami perkembangan yang baik dengannya, maka
dapat ditemukan perubahan sikap Tsundere yang asalnya dingin, sinis,
cuek, dll, menjadi baik hati, peduli, dan sangat menyayangi (Tsun Tsun
> Dere Dere).
Contoh dari Tsundere tipe A adalah Aisaka Taiga dari Toradora! dan Yuuhi Katagiri dari Akane Iro ni Somaru Saka.
Yuuhi Katagiri
Aisaka Taiga
2. Tsundere tipe B
Tsundere tipe B merupakan kebalikan dari Tsundere tipe A. Tidak seperti
Tsundere tipe A, Tsundere tipe B memiliki sifat bawaan yang baik hati,
ramah, peduli, dan senang membantu. Tsundere tipe B ini sering salah
dianggap sebagai sikap gadis baik pada umumnya. Namun, bila mengetahui
bagaimana sikap sebenarnya dari Tsundere tie B ini (sudah dekat dan
memiliki hubungan yang erat) maka akan tampak perubahan dari sikap baik
yang sering ditemui menjadi sikap sinis, cuek, maupun egois (Dere Dere
> Tsun Tsun).
Contoh dari Tsundere tipe B adalah Kawakami Momoyo dari Maji de Watashi ni Koi Shinasai! dan Ikaruga Ibuki dari Asu no Yoichi.
Ikaruga Ibuki
Kawakami Momoyo
Well, ada lagi nih, pembagian Tsundere yang lain. Kalau yang diatas tadi
menurut dengan sifat bawaan, nah kalau yang ini menurut sikap atau
lingkungan yang membentuk ke-Tsundere-an itu sendiri.
Cekidot gan!
1. Tsundere Natural
Tsundere ini merupakan jenis Tsundere yang sudah diterangkan diatas.
2. Tsundere Narsisme
Tsundere yang muncul sebagai akibat dari sifat narsis dari karakter yang
bersangkutan. Perilaku Tsun Tsun dan Dere Dere darinya memang murni
disebabkan sifatnya yang berpusat pada diri sendiri. Karakter seperti
inilah yang paling sulit menerima koreksi dan opini.
Contoh dari Tsundere Narsisme adalah Shana dari Shakugan no Shana.
Shana
3. Tsundere Oujou
Tsundere yang muncul karena akibat dari gaya hidup yang superior yang
dialaminya di lingkungan keluarga atau teman sebaya. Sikap gengsi dan
ingin dipandang berbeda, menyebabkan Tsundere Oujou menempatkan dirinya
pada tempat yang sangat sulit untuk dijangkau oleh orang lain, walaupun
sebenarnya ia sangat ingin didekati. Sama seperti Tsundere lainnya,
seringkali apa yang dikatakan olehnya berbeda dengan apa yang sebenarnya
dia inginkan. Sekali titik kelemahannya ditemukan, maka karakter
tersebut tidak lagi mempunyai alasan ataupun kekuatan untuk menutupi
perasaan yang sesungguhnya. Ia dengan segera akan menunjukkan sifat Dere
Dere nya.
Contoh Tsundere Oujou adalah Sena Kashiwazaki dari Boku wa Tomodachi ga Sukunai dan Mio Aoyama dari Kami Nomi zo Shiru Sekai.
Aoyama Mio Sena Kashiwazaki
4. Tsundere Pragmatic
Klasifikasi terbaru Tsundere. Karakter ini cenderung bersikap pragmatis,
menanggapi segala sesuatu secara serius, terlalu berpaut pada
peraturan, dan biasanya sebagai karakter tsukomi yang memiliki selera
humor yang rendah. Namun karena sikapnya yang selalu serius, pada suatu
waktu ia nantinya berubah menjadi bersikap lembut, sama dengan aura moe
tsundere lainnya, sehingga karakter ini secara resmi diklasifikasikan
sebagai Tsundere.
Contoh Tsundere Pragmatic adalah Hiragi Kagami dari Lucky Star! dan Fujibayashi Kyou dari Clannad.
Fujibayashi Kyou
Hiiragi Kagami
5. Tsundere Extrovert
Tsundere yang muncul pada karakter yang ceria, ramai, banyak tingkah,
ekspresif atau dengan kata lain extrovert. Jenis ini merupakan
manifestasi Tsundere yang paling kekanakan dibandingkan Tsundere
lainnya. Pada tipe Tsundere ini, karakter yang bersangkutan akan
melakukan hal apapun untuk dapat mendekati karakter lainnya, biasanya
tingkah laku yang jahil atau mengganggu karakter lain, dan inilah fase
Tsun Tsun.
Contoh Tsundere Extrovert adalah Maria Takayama dari Boku wa Tomodachi ga Sukunai dan Kushieda Minori dari Toradora!.
Maria
Takayama
Kushieda Minori
6. Tsundere Introvert
Kebalikan dari Tsundere Extrovert, Tsundere Introvert hanya berlaku
untuk karakter yang pendiam dan sering menutup diri. Kecenderungannya
untuk menyembunyikan perasaan sesungguhnya muncul karena sifat
introvertnya sendiri. Dalam kata lain, karakter ini pada dasarnya memang
tertutup. Reaksi Tsun Tsun pun kemungkinan besar hanya terjadi secara
verbal, tidak melalui tindakan seperti bentuk Tsundere lain. Tipe ini
untuk selanjutnya disebut dengan istilah "Dandere".
Contoh Tsundere Introvert adalah Tachibana Kanade dari Angel Beats! dan Setsuna Kiyoura dari School Days.
Tachibana Kanade Setsuna Kiyoura
Ok, secara garis besar, dapat ditarik kesimpulan bahwa pada dasarnya semua Tsundere itu memiliki basis yang sama, yaitu :
"Karakter yang berusaha mati-matian untuk menyangkal perasaannya sendiri ketika jatuh cinta pada seseorang."
Yep, kalau Tsundere itu memiliki "Denials" yang kuat kepada perasaan dan
orang yang dicintainya, ada pula Yandere yang memiliki "Obsession" yang
kuat. Well, penasaran sama Yandere itu yang kayak gimana?
Tunggu next post!